Lagu Sedih – Sad Song

Ketika membayangkan lagu sedih apa yang muncul di benak kita? lagu dengan nada atau irama yang melankolis, mendayu-dayu, menye-menye? Mungkin di antara sebagian besar dari kita akan menjawab seperti itu namun ada beberapa lagu yang lagunya cenderung ngepop, ngebeat enak didengarkan karena tidak slow. Bila mendengarkan musiknya saja tanpa melihat liriknya mungkin akan terkecoh.

Salah satu judul lagu adalah Last Kiss dari Pearl Jam atau penyanyi pertama kali yang menyanyikan Wayne Cochran. Pasti semua tidak akan menyangka bahwa itu adalah lagu sedih dengan irama musik yang bertolak belakang. Lagu ini menggambarkan kesedihan yang mendalam, duka yang perih karena peristiwa tragis yang melatarbelakanginya. Peristiwa tentang sebuah kecelakaan mobil yang mengakibatkan seseorang harus meninggal dunia. Cerita lengkap silakan baca di sini lagunya seperti di bawah ini

Gimana, sudah mendengarkan? lagunya cukup nyaman didengarkan membuat kita berdendang tapi siapa sangka liriknya merupakan barisan kalimat yang mengandung kesedihan. Selain  Last Kiss ada juga lagu Save Me by Queen. Irama lagu ini mungkin tidak akan seceria Last Kiss. Bila Last Kiss menceritakan tentang kematian, Save Me menceritakan seseorang yang harus berpisah dengan istrinya yang dicintainya.

Lagu lain yang dengan irama yang ceria atau tidak terlalu melankolis, menye-menye adalah lagu berbahasa mandarin yang berjudul 藍波 你到底有沒有愛過我 atau Have you ever loved me? Bila diperhatikan dan dibaca dengan baik-baik lirik yang disampaikan merupakan ungkapan dari tokoh dalam lagu apakah wanita itu pernah mencintainya dirinya. Berikut lagunya

Untuk lirik romanjinya silakan dicari sendiri ya, demikian juga liriknya. Dengan postingan ini saya cuma bilang bahwa lagu dengan sesuatu yang sifatnya sedih, perpisahan dapat dikemas dengan menarik, tanpa musik atau irama yang harus melankolis, mendayu-dayu.

Advertisements

Dibalik Jawaban Apa Kabarnya?

“Hai, gimana kabarnya?”

“Hi Vic, lama ga jumpa, duh kangen deh, kabarmu bagaimana?”

“Duh kamu ini kok ngilang sih selama ini, kamu di mana sekarang? kabarmu baik kan?”

“Selamat pagi, bagaimana kabarnya?”

“Maaf tidak bisa datang, kabar Tika di sana bagaimana?

“Hi Fan, how are you?”

 

Tentunya kita terbiasa mendengar kalimat seperti di atas terlontar dari teman, sahabat, kerabat atau dari orang lain bahkan dari orangtua, saudara bisa jadi pacar, suami, istri bahkan anak. Kalimat tanya yang keluar tentu tidak sama persis dengan contoh di atas tapi intinya adalah sama yaitu menanyakan kondisi/kabar kita. Semua orang pasti pengin menjawab dengan kabar yang positif yaitu baik, sehat, aman-aman saja, baik-baik saja.

Continue reading

Media Sosial

Pada zaman sekarang bila tidak mempunyai akun media sosial rasanya kurang afdol. Media sosial menjadi salah satu media unjuk diri, pencitraan, aktualisasi diri, mengikuti perkembangan zaman, berita bahkan mengikuti perkembangan artis idola, klub favorit dan berbagai jenis alasan lainnya. Dari sekian banyak media sosial yang ada apakah harus diikuti semuanya? harus dicoba semua? harus punya semua? berapa akun yang dimiliki dari sebuah media sosial? Beberapa waktu lalu sempat berbincang dengan seseorang bahwa ada beberapa temannya untuk FB, IG, dan Twitter mereka mempunyai 2 akun, 1 akun untuk follow girlband, boyband idola sementara akun yang lain adalah akun pribadi.

Continue reading

Ketika Kamu Menjadi Jawaban Doa

karamelfrapucino

ab74b40b8392f678dd95c577a62f1a03--future-quotes-teen-quotes Source: Pinterest

“Kamu adalah jawaban doaku…”

Apa yang kira-kira kamu rasakan dan pikirkan ketika seseorang mengatakan hal ini di depan matamu? Basi, klise, gombal, atau justru kamu merasakan joy yang nggak mudah kamu dapatkan?

Menjadi jawaban doa memang terdengar seperti bualan belaka atau sebuah kalimat klise yang biasanya kamu dengar dari pasangan kamu. Kebanyakan sih memang seperti itu. Tapi, beberapa hari yang lalu, saya benar-benar merasakan (kembali) apa artinya menjadi jawaban doa.

Awalnya, di hari itu memang saya harus ke ICE, BSD Tangerang, untuk menghadiri conference. Mumpung di BSD, entah kenapa saya ingin sekali menjenguk Oma dan keponakan yang memang tinggal di sana. Bertepatan juga saya ingin memberikan hadiah kecil pada kakak dan keponakan saya yang baru saja berulang tahun.

Long story short, saya datang membawa makanan kesukaan orang rumah. Namun, diluar dugaan ternyata Oma baru saja tertimpa musibah. Saya lihat Oma sedang bicara dengan salah satu anaknya yang juga…

View original post 623 more words