[48\365] [80-90] Koran – Surat Kabar

Pada era 80-90an surat kabar/koran yang terbit di Jawa Timur ada beberapa dan diantaranya ada yang terbit dari Malang. Kala itu ada Surabaya Post, Jawa Post, Suara Indonesia, Surya, Memorandum, Bhirawa dll. Zaman saya masih kecil Surabaya Post adalah penguasanya. Mereka menguasai Jawa Timur dengan oplahnya yang sangat besar. Hal ini sangat aneh karena Surabaya Post adalah harian sore. Memang bila dibandingkan dengan surat kabar lain, Surabaya Post kala itu lebih menarik dalam sisi penulisan, grafis dan kualitas kertas. Mutu berita juga sangat bagus. Saya mengingat betul Surabaya Post dulu terbit 12 halaman dan setiap harinya ada serial komik Ferd’Nand juga Flash Gordon. Tidak hanya komik namun juga ada TTS untuk mengisi waktu senggang.

Jawa Pos sebelum maju dan besar seperti ini bukanlah termasuk koran yang bagus. Dulu tidak ada yang mau baca Jawa Pos. Oh ya dulu Jawa Pos penulisannya bukan seperti sekarang ini tapi ada ‘POST’ Jawa Post. Padahal Jawa Post ini termasuk salah satu surat kabar yang cukup lama di Jawa Timur. Tapi entah mengapa JP tidak bisa menggeser kedudukan SP. Jawa Pos jaman dulu beritanya ancur-ancuran, kertas jelek, dan untuk menarik pembaca pasti ada cerita esek-esek yaitu si Bondet dan Mawar.

Suara Indonesia adalah salah satu koran yang terbit di Malang, koran ini juga koran yang tidak terlalu laku meskipun di kota sendiri. Koran ini bisa dikatakan koran kuning,lha isinya kalau ga pembunuhan, kriminal, pemerkosaan, esek-esek. Pada akhirnya koran ini bangkrut dan dibeli Jawa Pos menjadi koran khusus bisnis dan ekonomi namun sayang itu juga tidak langgeng. Setahu saya koran ini juga bubar.

Ada lagi satu koran mingguan atau dua mingguan saya lupa, nah koran ini selalu ditunggu oleh pecinta togel karena koran tersebut biasanya dijadikan acuan seseorang untuk nogel. Eits jangan salah mengerti jaman dulu, togel dulu itu resmi dan nama-namanya sangat banyak pernah dinamakan Lotre, Dana Harapan, SDSB, Porkas KSOB, TSSB. Nama koran tersebut adalah Swadesi. Koran tersebut sekarang ini ya sudah tinggal nama. Yang tahu swadesi berarti orang lama yang hidup di era itu :))

Bila membicarakan era sekarang ini Surabaya Post hanya tinggal kenangan dan meninggalkan kejayaan masa lalu berbeda dengan Jawa Post yang bermetamorfosis dari koran yang hampir bangkrut namun dengan tangan dingin Dahlan Iskan menjadi koran yang memiliki oplah besar dan bersaing dengan koran yang terbit dari Jakarta. Koran-korang lain banyak dimasa itu namun saya hanya membatasi pada koran-koran yang telah saya tulis diatas karena koran-koran tersebut adalah yang biasa saya baca hampir setiap hari di era tersebut

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s