[40\365] [80-90] Toko Buku

Toko buku tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan pada era modern. Mengapa? karena toko buku merupakan salah satu tempat tujuan orang memperkaya, memperdalam ilmu melalui sebuah bacaan dengan cara membeli buku, majalah, primbon di toko tersebut. Tidak melulu memperkaya, memperdalam sebenarnya, malah kebanyakan orang beli buku karena terpaksa bila tidak beli tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah, kuliah 🙂 Nah di Malang ada beberapa toko buku legendaris yang selalu menjadi tempat jujugan mahasiswa, siswa, orang tua ataupun masyarakat umum. Check this out!

1. TB Siswa

Toko buku Siswa, bagi warga Malang yang lahir, tumbuh di era 80-90 sangat aneh bila tidak tahu toko buku siswa. Toko buku ini dulu terletak di jalan Majapahit (sekarang menjadi Pertokoan Kayutangan). Toko Buku Siswa menjadi salah satu toko buku yang laris dan seingatnya saya membidik kalangan menengah ke atas. Pada saat ini TB Siswa terletak di Jalan Merdeka Timur, meskipun terletak di jalan Merdeka Timur namun lebih mudah dicapai dari jalan KH Agus Salim. Karena harus berkompetisi dengan kompetitor yang lain, maka di halaman TB Siswa juga terdapat pusat makanan aka food court. Meskipun buku yang menjadi bisnis inti namun TB Siswa juga menjual barang-barang lain seperti peralatan kantor, sekolah dlsb.

2. TB Lengkap

TB Lengkap terletak di Jalan Basuki Rahmat atau lebih dikenal dengan Kayutangan. Toko buku ini tidak terlalu luas dan bila dibandingkan dengan TB lain yang bersebelahan rasanya kurang begitu laris (kalah laris). Toko buku ini sudah tidak ada jejaknya.

3. TB Paling Lengkap

TB Paling Lengkap letaknya berdekatan dengan TB Lengkap, dan terletak di Jalan Basuki Rahmat juga. Saya tidak tahu apakah TB Paling Lengkap dan TB Lengkap ada hubungannya, tapi bila menilik namanya mungkin ada hubungan. TB Paling Lengkap ini cukup luas dan besar. Barang-barang yang dijual sangat bervariasi dan sangat cocok bila memakai nama Paling Lengkap. Di toko ini bisa mencari aneka macam bacaan, mulai dari buku resep, buku pelajaran SD-SMA, kuliah, majalah, peta, bacaan rohani bahkan saya masih ingat toko ini juga menjual tafsir mimpi 1001 malam :). Toko ini sangat ramai dan laris karena disamping letaknya yang strategis dan mudah dijangkau juga harganya yang cukup murah bersahabat bagi kebanyakan orang. Namun dengan semakin berkembangnya jaman entah mengapa toko buku ini tidak dapat bertahan dengan baik. Akhirnya toko buku inipun tinggal kenangan dan bangunannya pun sudah hancur tidak berbekas.

4. TB Gramedia

Siapa yang tidak tahu Gramedia? Gramedia salah satu raksasa jaringan ritel untuk buku, baik buku bacaan, cerita dan buku pelajaran. Dengan jaringannya yang begitu luas dan sokongan dana yang kuat Gramedia menjadi salah satu jujugan favorit warga Malang (saya rasa tidak hanya warga Malang namun juga wargan kota lain yang terdapat TB Gramedia). Harga yang dipatok Gramedia memang lebih mahal tapi sebanding dengan bangunannya yang megah, koleksi yang lengkap dan kualitas cetakan yang bagus dan keaslian buku terjamin. Bila akhir pekan dipastikan sangat ramai dikunjungi oleh warga Malang. Mereka datang tidak hanya untuk membeli namun juga membaca buku di selasar antara rak buku satu dengan yang lain :), Membaca dengan santai bahkan ada yang sambil berebah, tiduran, jongkok. Ayo ngaku, ngacung yang pernah melakukannya! Namun karena hal ini maka ada kebijakan bahwa dilarang membaca di Gramedia dan setiap buku, majalah dibungkus dengan plastik. TB Gramedia masih ada sampai saat ini, bahkan sudah cabang. Pertama kali TB Gramedia terletak di Jalan Basuki Rahmat, dan ketika direnovasi sempat berpindah dalam jangka waktu yang lama di Pertokoan Mitra 2 di jalan Letjen Sutoyo. Setelah renovasi selesai TB Gramedia kembali ke asal namun Gramedia Sutoyo masih tetap dipertahankan sampai akhirnya pindah ke sebuah mal baru yaitu Matos.

5. TB Gunung Agung

Dulu di Malang terdapat TB Gunung Agung, toko ini menempati stan di Dieng Plaza lantai 2. Toko Gunung Agung di Malang tidak terlalu luas dan terlalu lengkap koleksinya. Toko ini sangat saya sukai karena koleksi buku, bacaan terbitan asing/luar negeri lebih banyak dan variatif dibandingkan dengan yang lain. TB Gunung Agung tidak berumur panjang di kota Malang, dan menghilang.

6. TB Sari Agung

Sari Agung menjadi salah satu bagian dari Sarinah Plasa di jalan Basuki Rahmat. Toko buku ini buat saya juga tidak terlalu lengkap sekali koleksinya, namun harga yang ditawarkan masih terjangkau, bersaing dengan yang lain. Seingat saya toko buku ini yang laris adalah peralatan sekolah, kuliah dan perkantoran :).Nasib toko ini rasanya juga sama, sama dengan yang tidak mampu mempertahankan eksistensinya. Bila tidak salah bekas gerai Sari Agung sekarang berubah menjadi salah satu gerai makanan siap saji terkenal.

7. TB Togamas

Togamas, ada yang belum pernah mendengar Togamas? sangat aneh bila belum mendengar nama toko buku ini, Dengan jargon diskon sepanjang tahun, toko buku ini sangat fenomenal di kalangan mahasiswa. Togamas awal mulanya seingat saya dulu melayani mahasiswa dan koleksinya tidak banyak namun langka dan banyak yang mencari. Sebelum di jalan Dieng, toko buku ini sering berpindah-pindah tempat. Saya hanya mengingat toko ini dulu sempat berada di jalan Galunggung, Bukit Barisan dan Sanggabuana. Sekarang toko ini menjadi tempat favorit bagi kalangan pelajar dan mahasiswa untuk mencari buku.

8. Blok-M

Blok M, hah Blok M pindah dari Jakarta ke Malang? tentu tidak pastinya. Blok M di sini maksudnya adalah Blok Murah yang terletak di kawasan Jalan Majapahit. Mengapa disebut Blok Murah? karena di kawasan ini banyak sekali stan/rombong yang menjual buku. majalah baik baru dan bekas dengan harga yang miring bahkan supermiring. Bila sabar dan mau mencari skripsipun bisa didapat kawasan ini. Karena kondangnya kawasan ini, maka sering disebut sentra buku bekas disamping sentra buku bekas lain yang terletak di jalan Sriwijaya. Segala jenis buku, majalah bisa didapatkan disini, cuma ada syaratnya yaitu harus telaten, teliti dan mau berani\tega menawar :). Buku dan teman-temannya yang dijual disini jangan ditanya asalnya darimana kok bisa murah terutama bila buku itu termasuk buku baru. Ya, bisa karena hasil spanyolan, hasil dari pak tani, tadahan dari orang yang butuh uang dan berhati jahat/tidak baik :). Beberapa tahun yang lalu kawasan ini sudah bersih, steril karena direlokasi ke tempat baru di jalan Simpang Wilis.

yah bila mengenang era 80-90an tentang toko buku, saya hanya mengingat toko-toko tersebut, mohon maaf bila ada yang terlewatkan. oh ya saya ingat satu lagi TB Kharisma dulu terletak di Plaza Araya, toko buku ini tidak terlalu ramai sehingga cukup nyaman bila berbelanja buku di situ namun harganya relatif lebih mahal bagi saya. Kelebihan toko buku ini bagi saya adalah koleksi yang dijual untuk buku dan majalah impor cukup banyak. Namun disayangkan toko buku ini juga tidak bisa bertahan di kota Malang, sebelum tutup seingat saya, toko ini pernah pindah ke pertokoan Mitra 2. Setelah itu saya tidak mendengar keberadaannya kembali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s