[31\365] [80-90] Rautan Pensil

Adakah disini yang tidak tahu rautan pensil? Saya rasa hampir semua orang tahu rautan pensil. Rautan pensil banyak sekali modelnya. Ada yang bundar, kotak, ataupun seperti box yang ada alat pemutarnya. Pada tahun 80 sampai 90-an rautan pensil dengan model bundar dan ada cerminnya adalah salah satu model rautan yang paling fenomenal. Mengapa fenomenal? Bagi yang tumbuh, berkembang dan hidup di jaman itu pasti akan mengetahui jawabannya. Namun supaya tidak penasaran maka akan saya jawab pertanyaan tersebut. Rautan pensil bundar bercermin semestinya selain digunakan untuk meraut pensil maka fungsi yang lain adalah untuk bercermin. Pada kenyataannya cermin tersebut mempunyai fungsi lain, fungsi lain adalah untuk mengintip celana dalam teman-teman putri 🙂 Dulu penetrasi pornografi tidak segencar dan sevulgar sekarang, dan melihat celana dalam teman putri jaman dulu rasanya sudah deg deg ser. Bila ada rekan putri yang diincar maka para anak cowok biasanya suka taruhan warna celana dalam apa yang digunakan, bahkan ada yang lebih ekstrem malah mungkin ga pake celana dalam :). Apakah yang melakukan hal ini adalah anak-anak cowok usia SMA? tidak sodara-sodari sekalian. Anak-anak SD pun sudah melakukan hal tersebut. Kok tahu? ya jelas saya tahu karena saya adalah salah satu saksi sejarah :)). Jaman saya SD dulu teman-teman sudah melakukan hal tersebut.

Rautan Pensil

foto taken from: http://www.kimo-giftshop.com/images/products/2011/05/RT-241.JPG

Bagaimana reaksi si teman putri? ini yang aneh secara logika seharusnya mereka marah dan berlari menjauh, namun anehnya ada beberapa teman saya itu yang santai-santai saja, malah saya ingat benar, dulu teman saya bernama Ratna dengan usilnya mengangkat roknya nih kalau mau liat biar lebih jelas. (duh shit kalau meningat kejadian itu, saya ingat benar karena si Ratna ini adalah teman akrab yang sering menjadi korban keusilan teman-teman, ntah d mana sekarang tuh anak). Apakah hanya teman-teman putri? ternyata tidak, bagi teman-teman cowok yang bandel, para guru-pun tidak luput dari sasaran mereka, terlebih bila guru tersebut termasuk kategori cantik, menarik, manis. Rautan pensil tersebut biasanya diletakkan diatas sepatu dan sekaligus diikat dengan tali sepatu atau dijepitkan di sepatu.

Rautan pensil tidak hanya mengenai cermin, intip-mengintip saja ceritanya. Rautan pensil juga memiliki cerita bahwa bila rautan tersebut bila ditiup maka besi untuk meraut pensil akan tumpul. Ntah darimana ada pemikiran seperti itu. Kenyataannya, hampir seluruh manusia Indonesia yang bersekolah pada era tersebut percaya saja. Cerita yang lain adalah bila seoarang teman terutama waktu masih SD bila dia mempunyai rautan pensil berbentuk boks serta ada alat pemutarnya biasanya dia adalah anak orang kaya, setidaknya lebih mampu dibanding teman-temannya yang lain. Rautan seperti itu harganya mahal sekali dibandingkan dengan rautan pensil biasa.

Yap begitulah sekelumit cerita mengenai masa lalu, era 80 sampai dengan 90-an

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s