[3/365] Fasilitator Maharu

Tulisan ini masih berhubungan dengan mahasiswa baru yaitu Ospek. Di tempat saya bekerja, ospek disebut dengan MCF aka Ma Chung Festival. Rangkain ospek ini bermacam-macam, ada kegiatannya yang namanya Study Skill, Krida Universitas, Ma Chung Race, Open Forum Fakultas, Parents Day, Pesta Rakyat dan ada beberapa kegiatan lain yang saya tidak hapal betul. MCF tahun ini berlangsung dari tanggal 17 Agustus 2014 sampai bulan Februari 2015. Cukup lama ya? iya memang lama, karena ada beberapa kegiatan yang dilakukan dua minggu sekali. Setiap tahun maharu di Ma Chung dibagi menjadi beberapa belas kelompok serta setiap kelompok didampingi oleh mahasiswa senior dan dosen/staf. Mahasiswa senior disebut mahasiswa pendamping sementara dosen/staf disebut fasilitator.

Saya sudah 2 tahun absen menjadi fasilitator maharu dan tahun ini kembali mengajukan diri sebagai fasilitator untuk Krida Universitas. Krida Universitas ini dilakukan 2 minggu sekali. Krida universitas dibagi menjadi 2 jeni kegiatan yakni outdoor dan indoor. Kegiatan outdoor adalah membuat areal taman, pertanian/perkebunan, sedangkan indoor adalah membuat mading. Masing-masing kelompok dibagi menjadi 2 kelompok kecil yang akan dirolling setiap 2 minggunya. misalnya kelompok 1A minggu ini outdoor maka 2 minggu lagi melakukan kegiatan indoor.

Kegiatan outdoor yang dilakukan adalah menanam sayur, bunga, dan tanaman toga. Setiap kelompok (kurang lebih ada 12 kelompok) diberi lahan untuk melakukan tugas penanaman. Kegiatan indoor seperti yang saya sebutkan diatas adalah membuat mading. Dua minggu sekali tema mading berubah dan pembuatan mading dilakukan secara on the spot sehingga tidak ada yang dikerjakan di rumah. Tema mading berupa nama kelompok (tahun ini mengambil tema pahlawan nasional), tokoh-tokoh renaisans, penemu, karya cipta suatu temuan (mis.: radio, mesin uap). Mading ini akan ditempel di tempat yang telah disediakan di sepanjang koridor gedung kuliah di lantai 1 dan 2.

Krida universitas ini berlangsung sejak tanggal 5 September – 19 Desember 2014. Seluruh maharu diwajibkan ikut dalam seluruh rangkain MCF ini, dan toleransi untuk tidak mengikutinya adalah 20%. Mereka tetap mengisi presensi setiap kali kegiatan dilaksanakan. Mereka juga ada penilaian dari keaktifan, perilaku dlsb. Bila mereka tidak mendapatkan nilai minimal dari syarat kelulusan MCF maka tahun depan harus mengulang kembali.

berikut gambar saya ketika memberi pengarahan (foto diambil oleh teman panitia padahal lho ga biasa/suka difoto) hehehehe

wepe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s