Nah Gitu Dong!

Mendengar kemenangan Indonesia atas China Taipei dengan skor cukup telak 6-0, saya merasa gembira karena kita mampu menang. Dengan usia yang masih muda seharusnya pemain-pemain nasional u-19 jangan terlalu dibebani dengan target yang muluk-muluk. Segala sesuatu tidak ada yang instan kecuali kopi instan, mie instan. Semua harus melalui suatu proses.

Meski menuai kemenangan tetapi yang cukup disayangkan adalah kekalahan melawan Singapura. Setelah berlatih 2 tahun di Uruguay mestinya mampu mengambil poin, bukannya kalah. Kekalahan adalah kekalahan dan itu sudah terjadi, oleh karena itu fokuslah ketika akan melawan Australia. Pasti bisa menang, bermainlah seperti ketika melawan China Taipei!

Terbanglah Garuda Kecilku terkam Kangguru kecil itu, lumat habis

Peluang Usaha

Duh, senangnya bisa mengisi blog di sini setelah sekian lama fokus di rumah yang lain. Beberapa minggu terakhir ini sering berdiskusi dengan teman mengenai peluang usaha untuk menambah penghasilan demi masa depan dan segenggam berlian menambah uang saku.

Dari sekian banyak diskusi, ternyata banyak sekali fakta bahwa masih banyak peluang usaha yang dapat digali dan dikembangkan. Dari sekian banyak informasi yang saya dapatkan itu membuat saya bingung harus memilih yang mana. dulu bingung karena tidak tahu sekarang bingung karena kebanyakan tahu.

Tetapi inti dari itu semua adalah harus memilih salah satu dan fokus. FOKUS FOKUS dan FOKUS agar bisa sukses. Saya telah menetapkan untuk mengambil peluang usaha yang sreg di hati dan saya merasa cukup mampu dan punya network untuk memulai dan mengembangkannya.

Oleh karena itu, saya harus belajar tentang pemrograman web macam joomla dan sejenisnya, juga belajar database. Ok, i will do it

Indonesia ke Piala Dunia?

Beberapa hari yang lalu,  diberitakan di sejumlah media baik surat kabar dan televisi bahkan di internet bahwa PSSI mengajukan diri sebagai tuan rumah piala dunia.  Saya tertegun diam dan kemudian baru berpikir sambil berkata Ah yang bener aja menjadi tuan rumah piala dunia.

Memang PSSI sudah pernah pengalaman menjadi tuan rumah AFF, Sea Games, bahkan piala asia tapi ini piala dunia berapa banyak waktu dan dana yang harus dikeluarkan untuk penyelengaraan tersebut. Saya tidak habis pikir dengan pemikiran petinggi dan pembesar PSSI dengan pencalonan tersebut, memang sih pencalonan tersebut gratis, gak mbayar cuma nyerahkan proposal aja.

Masak sih puas hanya dengan menjadi penyelenggara tanpa prestasi yang maksimal.  Lha yang tingkat Asean dan Asia saja tidak berprestasi kok mau masuk piala dunia meski menjadi tuan rumah, daripada malu-maluin kalah besar di piala dunia mending gak usah deh berpikiran yang muluk-muluk dulu.

Menata kompetisi dalam negeri saja masih kisruh dan banyak kelemahan kok yang mau tingkat dunia.  Lebih baik tuh PSSI menata diri baik petinggi , pembesar, pejabatnya juga kompetisinya biar tidak sering molor dan banyak kerusuhan, tingkatkan kualitas pelatih lokal, wasit, jumlah pemain asing dikurangi,  deelel

oprek-oprek wordpressku

yah hari ini aku mengoprek-oprek wp ku mulai ganti desain deelel membutuhkan waktu 2jam-an. selesai juga tapi masih ada yang belum puas karena agak males untuk membuat css dan cukup menggunakan yang disediakan wp aja. yang penting itu isinya tampilan cukup pendukung. toh ini wp ku tidak dilombakan dan hanya merupakan ungkapan hati dari aku saja

12 Juni 2008

cuma mau cerita tanggal 12 Juni hari kamis yang lalu saya bersama 3 orang rekan sekantor tapi beda direktorat mendapat tugas ke suarabaya untuk mengikuti seminar di Mercure Hotel Mirama Surabaya yang diadakan oleh UPH Surabaya.

Tepat pukul 7 pagi, saya dijemput mobil kampus dan terus meluncur ke karanglo untuk menjemput teman yang lain. setelah membeli beberapa camilan dan air minum mineral, kami segera menuju surabaya dengan tujuan awal adalah ke kopertis VII. di tengah perjalanan setelah berbincang panjang lebar ternyata baru ketahuan kalau kami berempat belum mengisi lembar permohonan ijin di ruang HRD dan tidak membawa uang solar dan uang makan plus uang insentif bagi driver. maklum kami belum pernah tugas dinas keluar hehehe  

Kurang lebih pukul 9 kami tiba di kopertis setelah menyelesaikan urusan kami bingung mau kemana karena waktu masih menunjukkan pukul 10 kurang sementara seminar diadakan mulai pukul 13.00. Akhirnya diputuskan untuk memanfaatkan waktu ke galaxy mal. Tidak terlalu lama memang sekitar 1 jam saja. dan selanjutnya kami bingung mau kemana lagi akhirnya diputuskan langsung ke tempat seminar saja. Tiba di hotel pukul 11.30 dan panitia seminar belum ada yang nongol dan kita tidak tahu di ruangan mana. Setelah bertanya di bagian resepsionis ternyata seminar terletak di lantai 2 ruang Paris.

Begitu naik lantai 2 kami bingung kembali dimana ruang Paris? eh melihat di sekitar kok ada rame-rame. Ya kita samperin aja, setelah tengok-tengok karena penerima tamunya memakai kaus dan rok span mini yang seksi sekali dan bertanya apakah benar ini seminar yang diadakan oleh UPH dan dijawab iya oleh sang penerima tamu, kami kemudian masuk ke ruangan dengan terlebih dulu mengisi buku tamu dengan disinilah letak kekonyolan yang terjadi.

Si Penerima Tamu (PT) bertanya,” undangannya mana?”

kami menjawab,” undangan apa? kami diundang dan tidak diberi undangan”.

PT terdiam dan kemudian bertanya,” darimana?’

Kami,” Universitas Ma Chung”.

PT,” berapa orang?”

kami,”4 orang”

PT,”silakan isi buku tamu”

Begitu selesai mengisi kami masuk aja dan rada terkejut karena begitu masuk suasananya tidak seperti kalau itu seminar tentang ekonomi dan manajemen. Yang telihat dihadapan kami adalah beberapa buah mesin produksi (kalau tidak salah) yang lagi ditunjukkan. dan dari wajah-wajah undangan seperti dari kalangan akademik tapi kami tidak berburuk sangka kalau salah ruang karena disana ada piring-piring untuk makan siang persis dengan apa yang disampaikan Ibu T bagian PR di tempat kami (akan dapat sertifikat dan makan-makan). tapi entah kok rasanya tidak sreg dan merasa bukan ini tempat seminarnya. Lalu kami memberitahu penerima tamu kalau kemungkinan besar kami salah masuk ruang. Akhirnya kami keluar ruang dan mendapati ada tanda petunjuk ruang paris di lorong yang lain.

Kami ketawa sekecencang-kencangnya karena dengan modal bicara kami dapat masuk seminar lain tanpa membawa undangan dan nyaris mendapat makan siang gratis. Pukul 12.25 kami registrasi di tempat seminar yang sebenarnya yaitu di ruang paris yang diselenggarakan oleh UPH Surabaya. Acara berlangsung molor yang mestinya mulai pukul 13 sampai 16 ternyata selesai pukul 17.15wib. Setelah mengikuti acara “seminar” ini mengapa pakai tanda ” ” karena ternyata ini bukan seminar tetapi kuliah tamu/terbuka untuk menjaring mahasiswa S2 UPH program MM yang akan dibuka pada tahun ini di UPH Surabaya. Dan “seminar” ini adalah salah satu program promosi yang diadakan. hehehehe, wah ketipu ni karena ndak dapat sertifikat hahahahaha

Pukul 17.30 kami meninggalkan tempat seminar pulang menuju malang. 

Multiply?

Hari ini ayas ga bisa akses multiply. ga tau napa. Apakah multiply eror atau kompie saya yang eror. wah padahal dah mau tulis-tulis kalau ditunda besok jadi lupa.

Memulai Perpustakaan

Banyak diantara kita pasti memiliki buku, cd, majalah, komik, vcd, dvd, tabloid, koran. Barang-barang di atas kalau dimanfaatkan dapat berguna bagi lingkungan sekitar dengan cara dipinjamkan kepada orang lain. Sering kali kita juga bingung mau diapain nih barang-barang aku. Daripada bingung-bingung kenapa tidak membuka perpustakaan pribadi aja. Ya perpustakaan! dengan membuka perpustakaan maka dengan sendirinya kita juga telah membagi ilmu pengetahuan kepada orang lain. Sebelum membuka perpustakaan, ada beberapa langkah yang dapat dipersiapkan terlebih dulu.

1. Pilihlah lokasi untuk perpustakaan, apakah menyewa rumah, stan, bedak, teras rumah, garasi rumah atau ada plihan yang lain?

2. Cari seseorang untuk membantu untuk mengoperasikan perpustakaan, sedapatnya yang mengerti sedikit tentang tata cara mengelola perpustakaan

3. Buatlah ketentuan/tata tertib/peraturan perpustakaan: (a) jam buka pelayanan (b)tentukan apakah ada bahan pustaka yang hanya boleh dibaca di tempat dan yang dapat dipinjam (c)siapa yang boleh pinjam, apakah tetangga saja, teman dan sahabat, atau setiap orang (d)berapa maksimal boleh pinjam dan berapa lama (e) apakah boleh diperpanjang bila masa peminjaman sudah jatuh tempo? berapa kali boleh diperpanjang? (f) Apakah peminjaman dikenakan biaya? bila ya berapa? Bila terlambat mengembalikan koleksi apakah terkena denda? berapa besarnya denda yang harus dibayarkan? Kalau koleksi yang dipinjam dan atau dibaca rusak/hilang? bagaimana penanganannya? (g) bagaimana pengaturan penyimpanan pengolahan koleksi, apakah manual atau memakai komputer? apakah memakai sistem otomasi yang rumit atau sederhana? (h) bagaimana cara mengklasifikasi? apakah memberi no sendiri atau memakai daftar klasifikasi yang sudah baku seperti DDC, UDC, LC, DDC versi Indonesia?

4. Tentukan target dari pengunjung/pengguna dari perpustakaan kita, apakah kum muda, anak-anak, kaum tua, bapak-bapak, ibu-ibu ataukah kombinasi dari mereka semua?

5. Media apa yang harus disediakan pagi pengguna, yang paling banyak disediakan: buku, vcd, dvd, novel majalah

5. Cara pengadaan koleksi, apakah murni dari anda sendiri ataukah di kemudian hari menerima sumbangan, hadiah atau yang lain?

6. tentukan rak yang akan dipakai, apakah dari kayu/besi, meja baca/kursi bagaimana?

7.  Setelah langkah-langkah di atas telah dilakukan, maka bukalah perpustakaan anda dengan semarak, undang tetangga, pa camat, pa lurah,kekasih anda, teman anda, pokoknya sesukanyalah mau ngundang sapa. jangan lupa dalam waktu pembukaan buat acara yang meriah misal lomba spelling bee, lomba membaca dengan huruf vokal diganti huruf o semua, bagi-bagi buku atau yang lain sesuai dengan selera

8. jangan lupa bila sudah berdiri terus dipublikasikan biar tetap tenar, banyak pengunjung. publikasikan di blog anda, milis anda, rekan sekerja, rekan sekuliahan, teman satu sekolah, buat pamflet bagikan di tiap-tiap rumah, perempatan, pertigaan, mal-mal, toko-toko, tempel di dinding-dinding perkantoran, papan pengumuman sekolah, kuliah. Adakan acara yang menarik dan seru sehingga banyak orang yang akan selalu mengenal perpustakaan anda. lengkapi koleksi anda dengan yang baru

9. Yang terakhir jangan lupa berterimakasihlah kepada Tuhan karena anda sudah dapat mendirikan perpustakaan dan membagi kebahagiaan bagi orang lain

Sudah Sejahterakah rakyat Indonesia?

Sering kita mendengar cerita para orang tua, kakek, nenek yang menceritakan masa lalu di mana mereka harus antri berjam-jam demi mendapatkan beras, minyak goreng, minyak tanah. Diceritakan betapa menyedihkan dan sungguh berat kesusahan dalam menjalami kehidupan. Dan merekapun berpikir bahwa pada saat ini untuk mendapatkan itu semua tidak perlu mengantri karena jaman sudah berubah, pemerintah sudah lebih baik.

Bila kita tinjau ucapan para orang tua mungkin harus dikaji ulang. Setiap pergantian rezim di negara Indonesia kita dapat melihat bahwa yang namanya antri untuk mendapatkan beras, minyak dan semacamnya masih terjadi. Bahkan pada saat ini yang dikatakan orde reformasi, dimana-mana dapat didengar, disaksikan, dibaca bahwa orang rela berdesak-desakan untuk mengantri beras, minyak dan kebutuhan pokok yang lain.

Nah, kalau begitu apa bedanya kondisi negara kita pada saat ini dibandingkan dengan pada masa lampau. Saya rasa sama sekali tidak ada perbedaannya, nyaris sama. Dari Orde Lama sampai Ode Reformasi kesejahteraan rakyat terbelenggu oleh keputusan yang dibuat pemerintah dan dibantu DPR yang tidak jelas bahkan membuat rakyat semakin melarat.  

Dahulu sering kita membanggakan bahwa negara kita itu kaya, subur, gemah ripah loh jinawi. Bahkan otak kita di doktrin dengan itu semua dari SD sampai kuliah bahkan di ceramah-ceramah yang disampaikan para petinggi pemerintahan semisal walikota, camat, lurah. Tetapi apa yang dibanggakan itu ternyata hanya untuk segelintir oknum penguasa dan rekan pada masa lalu bahkan juga masa sekarang ini.

Jika memang negara kita sekaya yang diceritakan dan dibangga-banggakan pada periode waktu yang lampau pastinya negara kita pasti kaya, rakyat sejahtera dan rakyat miskin di Indonesia sedikit.

Jaman lampau dengan dada membusung ini lho Indonesia negara subur, negara agraris; kenyataannya? wek Pemerintah sama sekali tidak berpihak pada petani, peladang. Jika berpihak pastinya lahan pertanian bukannya semakin habis. Lahan pertanian sekarang ini dibuat perumahan, pabrik dan lain sebagainya.

Oleh karena itu dalam kacamata saya rakyat Indonesia belum sejahtera karena income perkapita rakyat Indonesia masih rendah, daya beli menurun, harga kebutuhan primer, sekunder dan tersier semakin mahal serta ditambah keputusan pemerintah yang sering membuat rakyat menengah ke bawah semakin terpuruk.

Konglomerat —————-> kelas atas

kelas atas ——————> kelas menengah

kelas menengah ————-> kelas bawah

kelas bawah —————-> di bawah garis kemiskinan

di bawah garis kemiskinan —–> sangat-sangat kere

Talenta

Artikel ini aku dapatkan dari milis kristen cm saya lupa dari milis yang mana kalau gak salah dari milis Fordian :( . ini artikel/renungan ini bagus banget terutama buat aku dimana kita telah diberi talenta oleh Tuhan, dan kita mempunyai tujuan karena talenta yang kita miliki. apapun talenta kita tapi yang utama tujuannya adalah untuk perkerjaan dan kemuliaan Tuhan.

 

ENGKAU DI BERI TALENTA UNTUK SUATU TUJUAN

Pergunakanlah bakat bakat itu untuk saling menolong dan salurkanlah berkat Allah yang bermacam-macam itu kepada orang lain.

1 Petrus 4:10

 

Anak-KU yang Terkasih,

 

Pernahkah kamu memikirkan miliaran orang yang telah KU-ciptakan dan merenungkan mengapa AKU membutuhkanmu? Apakah ada maksud yang nyata bagi hidupmu? Percayalah kepada-KU, AKU memberikan setiap orang talenta talenta yang khusus termasuk kamu. Mungkin kamu belum menemukan talentamu, namun kamu akan menemukannya.

Sejumlah orang merupakan manajer yang baik. Selebihnya adalah seniman, atau atlet, atau guru, atau penulis, yang baik. AKU merancang semua orang agar talenta-talenta mereka dapat memberi manfaat bagi orang lain. Masalahnya adalah banyak orang yang tidak peduli sedikitpun terhadap orang lain. Mereka menggunakan berbagai talenta yang mereka miliki untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri. KU harap kamu tidak berpandangan seperti itu. Izinkanlah AKU membantumu menyingkapkan talenta talentamu dan memperlihatkanmu cara untuk membagikannya kepada orang lain. Engkau diberi talenta untuk suatu tujuan.

 

Penciptamu,

TUHAN

Dasar Logika

 a) Apa itu Logika?
Mendefinisikan logika bukanlah suatu yang mudah.
• Ilmu Logika bukanlah bagian dari psikologi yang menjelaskan apa yang dipikirkan manusia, ilmu logika juga tidak menjelaskan bagaimana seseorang bisa menarik kesimpulan tertentu.
• Ilmu logika mengajarkan, bagaimana cara yang seharusnya dipakai seseorang jika dia mau mengambil keputusan atau menarik kesimpulan tertentu.
• Ilmu Logika mempelajari metode dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk menyusun argumentasi yang benar serta membedakan pemikiran (atau penarikan kesimpulan) yang benar dari yang salah.
• Logika merupakan dasar dari semua jenis ilmu dan filsafat karena menyediakan metode atau aturan yang dapat digunakan dalam semua bidang.
• Hanya ada satu jenis logika. Logika yang sama berlaku untuk fisika, matematika, kimia, juga teologi dan filsafat. Ada orang yang mengatakan bahwa logika timur beda dengan logika barat, tetapi untuk menyatakan perbedaan tersebut mereka menyatakannya dengan logika yang sama (yang dianggap logika barat).
b) Kemutlakan logika bagi manusia
i. Tanpa logika manusia tidak dapat berkomunikasi.
• Bayangkan jika satu kata dapat berubah arti setiap saat atau,
• Jika sesuatu yang saat ini benar dapat menjadi tidak benar di saat yang lain (sekalipun kondisi, fakta dan isi dari pesan tetap sama), maka komunikasi akan kacau.
ii. Untuk menolak atau menentang logika, dibutuhkan logika. Seseorang yang menolak penggunaan logika dengan mengatakan bahwa ‘Logika bukanlah suatu yang mutlak’ atau ‘Logika adalah sesuatu yang salah’, maka orang tersebut telah menggunakan hukum logika untuk menolak logika. Kalimat tersebut jelas dimaksudkan memiliki arti kebenaran tertentu. Jika kalimatnya benar (‘Logika itu salah’), maka logika yang dipakainya berarti salah, dan kalimatnya juga salah. Tetapi jika kalimatnya salah (logika ternyata diperlukan), maka kalimatnya tetap salah.
c) Guna logika
Penggunaan logika sangat penting dalam berteologi maupun dalam kehidupan praktis, berikut ini ada beberapa manfaat pemakaian logika:
1. Untuk mengerti apa isi Firman Tuhan
2. Untuk memberikan penjelasan akan iman pengharapan yang ada pada kita.
3. Untuk memberikan atau menyusun bukti atas doktrin yang kita percayai
4. Untuk menjawab serangan atau argumentasi yang menyerang iman kita.
5. Untuk merenungkan dan mengaplikasikan implikasi logis dari Firman Tuhan dalam hidup kita
6. Untuk melindungi diri dari kesesatan
d) Syarat dalam penggunaan logika atau penalaran
1. Pemikiran harus berpangkal pada kenyataan atau kebenaran. Tanpa titik awal pemikiran yang pasti maka kesimpulan yang ditarik juga tidak akan pasti.
2. Harus mengakui adanya kebenaran yang absolut. Jika kebenaran adalah relatif, maka tidak akan ada yang bisa secara pasti disebut benar dan pada akhirnya tidak ada gunanya membicarakan ataupun memperdebatkan sesuatu.
3. Harus dapat membedakan 2 jenis kepastian : kepastian subyektif dan kepastian obyektif. Kepastian subyektif yang tergantung perasaan seseorang pada saat tertentu belumlah merupakan suatu bukti kebenaran, sedangkan kepastian obyektif adalah kepastian yang berpangkal pada kenyataan.
4. Alasan-alasan yang dikemukakan haruslah tepat dan kuat. Sekalipun titik awal pemikiran sudah pasti benar, belum tentu kesimpulan yang dicapai adalah benar jika alasan-alasan yang diajukan tidaklah tepat dan kuat. Contoh alasan yang tidak kuat: (1) Elia percaya kepada Allah, (2) Elia tidak mengalami kematian, (3) Saya percaya kepada Allah, jadi saya juga tidak akan mengalami kematian.
5. Proses penalaran atau pencapaian kesimpulan haruslah benar. Contoh proses penalaran yang salah : (1) Rusa adalah binatang, (2) Domba adalah binatang, (3) Jadi rusa adalah domba.
e) Pedoman umum dalam penggunaan logika
1. Kita harus berpikir sendiri, jangan hanya mengikuti atau menerima pemikiran orang lain begitu saja.
2. Berpikirlah secara obyektif, sebisa mungkin hindari subyektifitas.
3. Bersikap terbuka (open minded). Kita harus mau meninggalkan kesimpulan kita yang salah jika sudah mendapatkan alasan lain yang kuat untuk mengubahnya atau jika adanya informasi baru yang mengubah dasar pemikiran kita.
4. Bersikap kritis. Telitilah didalam menerima pernyataan apapun dari sumber lain, selidikilah dasar dan alasan yang ada. Yang lebih penting adalah senantiasalah bersikap kritis pada diri sendiri (introspeksi : selidiki diri sendiri).
5. Bersikap jujur pada diri sendiri dan orang lain. Hanya dengan demikian kita bisa belajar dari kesalahan kita.
Lakukan semua pemikiran secara teratur dan terencana. (Diambil dari diktat ilmu nalar yang disusun oleh Adhika Gunawan B.Sc. M.A.)